Tampilkan postingan dengan label Wisata Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Alam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Agustus 2018

Bertanginas 17 Agustus Ke Gunung Mawar

Dirgahayu Indonesiaku.. merdeka..!!

73 Tahun kita merdeka, Perjuangan yang telah dikorbankan oleh para pejuang kita harus kita hargai dengan mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai hal yang positif. Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan ini The Tanginas mengadakan sebuah acara bertajuk memeriahkan kemerdekaan indonesia dengan Bertanginas ke gunung mawar. Dalam acara ini kami akan Upacara pengibaran bendera merah putih di gunung mawar. Selain itu dita,bah ritual wajib yang kami lakukan.. yaitu ngopi.. hehhe..

Minggu, 12 Agustus 2018

Bertanginas Ke Bukit Munggualung


Ngopi di Puncak Bukit Munggualung

Bukit Munggualung adalah sebuah bukit yang terletak di Desa ujung murung, Kecamatan Cempaka Banjarbaru. Bukit ini merupakan proyek yang masih berjalan.. mungkin nantinya ada akses jalan besar ke sekitar kawasan ini. Saat ini kondisinya masih terbengkalai. Dipuncak buktit kita dapat menemukan sajian pemandangan yang oke untuk sunrise maupun sunset. Diatas  ada sebuah pohon jomblo yang dapat digunakan untuk bernaung.

Minggu, 29 Juli 2018

Jeram Alam Roh Tujuh Belas


Jeram Alam Roh Tujuh Belas

Jeram Alam Roh Tujuh Belas, Merupakan sebuah wisata air yang menjadi alndalan warga sekitar sebagai persinggahan dan juga wisata sungai. Tempat ini berada di desa Rantau Bujur, kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar. Memang terletak cukup jauh dari ibukota kabupaten banjar yaitu martapura. Arus sungainya cukup deras, tak pernah sepi dari pengunjung karena terletak sangat strategis di pinggir jalan yang masih dalam proyek pembangunan penghubung tol banjarbaru - batulicin.

Secangkir Kopi di puncak Bukit Batu Riam Kanan

Bukit Batu Riam Kanan


Keindahan bukit batu riam kanan ini memang satu - satunya di kalsel. Meskipun ada bukit lain yang menwarkan pemandangan yang serupa, Tetapi bukit ini memiliki ciri khasnya tersendiri. Tak diragukan lagi banyak orang yang sangat menikmasi acara ngecamp disini, karena sangat lengkap jika dilihat dari posisi bukit yang bisa menikmati sunrise maupun sunset sekaligus. Pemandangan yang luas sampai 360 derajat yang dikelilingi pegunungan dan danau riam kanan menjadi trademark tersendiri bagi bukit batu riam kanan.

Bertanginas Ke Bukit Batu Riam Kanan

Bukit Batu Riam Kanan

Bukit Batu Riam Kanan, merupakan salah satu bukit yang berada di wilayah bendungan Riam Kanan Kab. Banjar. Bukit ini terletak di desa sungai luar kecamatan Aranio Kabupaten Banjar. Bukit ini disebut bukit batu, karena memang di bukit ini banyak ditemukan batu - batu dengan sedikit sekali pohon. Seperti sebuah padang savana yang luas dan berbatasan langsung dengan danau riam kanan. Uniknya saat kemarau terjadi bukit ini menjadi sebuah padang gersang, karena rerumputan yang tadinya hijau berubah kecoklatan. Momen ini selalu dimanfaatkan bagi para penikmat fotografi sebagai sopt berfoto yang sangat indah. Bukit ini sering dugunakan sebagai tempat berkemah bagi beberapa komunitas pecinta alam di kalimantan selatan.

Seiring dengan berjalannya waktu, dibangunya proyek tol Banjarbaru - batulicin menjadi penghubung beberapa desa terpencil di kawasan kecamatan aranio. dengan adanya jalan ini akses ke beberapa desa mulai terbuka.. misalnya ke desa sungai luar, tiwingan lama, bunglai, apuai, rantau bujur hingga ke rantau balai. Terbuka nya akses jalan ini meningkatkan kegiatan ekonomi dan kelancaran distribusi penyaluran barang dagang teramsu jalur wisata ke daerah sini.

Kamis, 17 Agustus 2017

Pengibaran Bendera Merah Putih 2017 di Puncak Mandiangin


The Tanginas for 72 years independence of Indonesia

72 Tahun sudah Negri kita tercinta Indonesia telah merdeka dari jajahan bangsa asing, namun perjuangan masih belum berakhir Seluruh rakyat indonesia belum sejahtera secara menyeluruh. Pada momen bersejarah kali ini kami dari tim The Tanginas berencana untuk mengadakan pengibaran bendera merah putih di puncak bukit besar Tahura Mandiangin. Tim segera menyusun rencana untuk lancarnya acara tersebut. Rencananya juga kami akan menemui Pakde Rico yang akan ngecamp di sana.

Sehari sebelum kegiatan persiapan dimulai dengan dicarikannya bendera merah putih. Seperti tahun lalu tim yang akan berangkat bersama dengan Bro Arief yang merupakan pembawa benderanya. Namun sangat disayangkan dimana Mas Bowo tidak dapat bergabung dengan tim karena masih ada persoalan yang harus diselesaikan. Kali ini The Tanginas junior juga akan ikut.. Yaitu Delisha dan Dequin yang merupakan anak - anak mang sany.. Istrinya pun juga diboyong kesana. Tambahan lainnya yaitu hadirnya Pijeria yang juga akan mengikuti kegiatan ini.

Persis seperti tahun kemarin kami berkumpul di depan kantor mang Sany dan menitipkan motor bro arief si bebek merah c70nya. Kami pastikan kendaraannya aman selama ditinggal dan ga akan ada satu baut pun yang terlepas wkwkwk,, jam 6 kami berangkat. Namun keberangkatan kali ini minus mang rusdi dan pijeria karena mang rusdi masih menunggu pije di rumahnya.. mereka akan menyusul..


Senin, 31 Juli 2017

Bersinggah ke Goa Batu Hapu


Goa Batu Hapu

Setelah perut penuh terisi nasi rawon, rasa kantuk mulai melanda. Tapi Perjalanan kami masih jauh karena rencananya masih akan singgah ke goa batu hapu untuk menikmati fenomena cahaya matahari yang masuk ke dalam goa.. karena itu harus datang pas siang hari.. pas panas mentrang.. tapi karena kantuk yang melanda ini kami rencananya akan singgah dulu di mesjid agung Salam Babaris untuk menunaikan ibadah sholat dzuhur dan sejenak ngaso disana.


Minggu, 30 Juli 2017

Keindahan Puncak Bukit Talikur

Puncak Bukit Talikur


Puncak Bukit talikur Inilah tujuan utama kami.. Bukit Talikur ini memiliki keindahan yang khas.. bukit berbatu ini sangat indah dan memiliki potensi luar biasa.. selain digunakan sebagai tempat utama penambangan batu.. disini juga memiliki potensi wisata yang baik.. Namun belu mada yang mengelola sehingga kmungkin kurang diminati.. 

Trip To Bukit Talikur


Bukit Talikur

Akhir bulan ini menjadi catatan yang menarik dan sangat berkasan bagi kami tim the tanginas. Biasanya orang menganggap akhir bulan itu adalah tanggal tua dan penuh dengan keterbatasan karena kehabisan perbekalan. Kami pun sama,, wkwkwk.. Tapi kami manfaatkan momen ini jadi semakin menarik dengan mengadakan acara explore.. Sebenarnya setiap perjalanan kami sederhana saja dan tanpa persiapan khusus.. berangkat dengan bekal seadanya, modal seadanya dan orang - orang yang siap secara mental dan fisik. Kali ini kami berangkat 4 Orang yaitu Mang Rusdi, Mang Sany, Brader Ajart dan Haji Samsul. 

Kali ini Bukit Talikur yang terletak di desa talikur kabupaten Tapin menjadi tujuan prioritas kami. 05.00 perjalanan dimulai dengan 2 kendaraan. Digninnya pagi hari yang masih menggoda bukan penghalang bagi kami untuk pergi.. Paman wahyu yang kesiangan terpaksa kami tinggalkan karena waktu kami untuk menunggu tidaklah banyak,, namun Paman Wahyu bersedia saja untuk ditinggal. KAmi memacu kendaran cukup cepat karena agar kami bisa menghemat waktu jikalau nanti banyak digunakan untuk beristirahat.

Minggu, 16 Juli 2017

Air Terjun Mandiangin

Air Terjun Mandiangin
Perjalanan ke Bukit Tirai Hujan tadi memberikan efek lapar. Mang rusdi mangajak untuk menyucuk beberapa butir pentol. Kami mentol dulu.. sambil istirahat sejenak dan ngobrol ama paman pentol.. paman pentol mengisahkan jar sidin.. "smalam ada pengunjung nang gugur di tebing pas tikungan jalan puncak tahura.. jadinya kandaraan kada dibolehakan lagi naik.. harus pakai ojekan dari bawah.." pantas aja kami melihat banyak tulisan "ojek" mungkin in maksudnya ya.. tapi toh kami masih bisa sampai di atas.. hhee.. entahlah.. masih belum jelas infonya..

Oke kita lanjut ke arit terjun mandiangin.. jar paman pentol tadi jaraknya cuma 200m haja.. berarti kurang lebih 15 menitan.. melalui pintu masuk beruang madu, kami mulai langkah menuju air terjunnya. Secara perlahan kami menaiki setiap anak tangga sambil mendengar gemericik suara air.. suara ini merupakan aliran dari air terjun mandiangin..


Bertanginas Ke Tahura Sultan Adam


Puncak Bukit Besar Mandiangin

Tiba saatnya lagi saya bertanginas,, memang sudah menjadi suatu kebiasaan menikmasi hari minggu untuk sebuah acara bejalanan dipagi hari.. kali ini saya dan mang rusdi akan sedikitnya mengeksplore Tahura Sultan Adam. Sebenernya kami hanya akan memfasilitasi keinginan salahsatu anggota yang ingin bejalanan.. tapi dia malah ngga bisa ikut.. wkwk.. sebut saja namanya Pije.. sorry ya.. disebut aja biar jujur.. info dari mang rusdi karena beliau harus menjaga restoran miliknya yang ditinggalkan oleh orangtuanya karena ada urusan bisnis.. awalnya kalo pije ikut saya bisa membawa istri dan para bocah biar ada temen.. tapi karena g jadi.. so istri dan para bocah ditinggal dirumah masih pada nyenyak tidur.

Brader Ajat yang awalnya mengkonfirmasi akan ikut,, mendadak tidak bisa hadir karena kurang tidur.. wkwkw.. tapi gpp. tanginas mas go on.. sehingga menyisakan saya dan mang rusdi untuk mengunjungi Tahura Sultan Adam.. Kami telah berkumpul di depan IDM sebrang SPBU BJB. dan mulai start pukul 05.30,, mang rusdi yang telah menunaikan ibadah sholat subuh hanya menunggu di sekitar langgar pinggir jalan dekat markas TNI,, saya harus sholat dulu sebelum kesiangan.. 05.45 perjalanan dilanjutkan.. jalanan masih gelap karena matahari belum nongol dan langit  masih tertutup awan.

Sabtu, 17 Juni 2017

Melanjutkan Perjalanan ke Pantai Takisung

Pantai Takisung


Perjalanan dilanjutkan ke pantai Takisung. Tak jauh dari pantai pagatan besar karena memang lokasinya sudah satu kecamatan, yaitu kecamatan takisung. Kali pertama bagi mang sany mengunjungi pantai ini. Mang Sany penasaran dengan lokasi pantai yang katanya ramai dikunjungi hingga dulu ada angkutan khusus dari banajrmasin menuju panatai ini.. 

Sekitar 20 menit kami sudah sampai di pantai ini.. hanya dengan membayar 5rb/ motor udah bisa masuk dan bermain sepuasnya di pantai. namun kondisi cuaca yang tidak menentu mmendung tapi belum ujan membuat kami sedikit bingung. Mang sany mencari bacaan pantai takisung yang merupakan identitas dari pantai ini. pantainya sepertinya udah di reklamasi dan ada dermaga besar menuju ke tengah. disana banyak orang yang sekedar menikmati suasana pantai dana tak sedikit juga berfoto selfie disekitar situ.

Penanaman Mangrove di Pantai Pagatan Besar

Budidaya Mangrove Pantai Pagatan Besar

Destinasi Selanjutnya adalah Pantai Pagatan Besar. Di Pantai ini terdapat pembudidayaan mangrove/bakau. Tempat wisata ini masih dalam proses pengembangan. Penanaman bibit mangrove masih terus dilakukan desepanjang garis pantai. selain untuk penahan terjadinya abrasi pantai hutan mangrove di tepi pantai juga sebagai pelindung dari pasang air laut bahkan di jepang pembudidayaan hutan mangrove ini digunakan sebagai penahan bencana sunami.. memang tidak 100% efektif tapi setidaknya dapat mengurangi dampaknya. Saya rasa pembudidayaan ini sangat harus kita apresiasi.. karena sangat berguna baki masyarakat sekitar.

Menikmati Pesona Pantai Tabanio

Pohon Jomblo Pantai Tabanio

Masih Terlalu pagi ketika kami menginjakan kaki untuk pertama kalinya di desa tabanio. Hembusan angin pantai sudah menyambut kami. deru ombak yang tak terlalu deras menghiasi indahnya pagi. mentari yang masih maslu untuk menunjukan dirinya belum memberikan kehangatan dipafi ini. Kami mencari tempat untuk menunggu sejenak dan melepas lelah perjalanan kami. Pohon Jomblo yang menjadi Trademark dari pantai ini berdiri kokoh. Beberapa pengunjung yang sudah ngecamp dari semalam terlihat sedang menyiapkan sarapannya.

The Tanginas Trip to Pantai Tabanio

Sunrise di Persawahan Kurau

Masih dalam suasana bulan ramadhan yang penuh berkah. kami trio Pakusut yang merupakan penggawa The Tanginas kali ini mengadakan Sahur On The Road. Seperti biasa kami sahur bareng di warung makan lamongan depan kolam Antasari Banjarbaru. menu ayam goreng menjadi pilihan utama kami.. setelah sebelumnya kami menyantap ikan goreng di warung lamongan bunderan tugu batas kota pada trip sebelumnya ke Bukit Munggualing.

Setelah beres makan dan imsak.. kami bertulak menuju Aluh - Aluh.. melewati jalan trikora yang masih gelap gulita. Sampai di pertigaan gambut menuju arah desa tambak padi kami berhenti sejenak untuk menjalankan ibadah sholat subuh berjamaah. setelah selesai perjalanan dilanjutkan menelusuri desa tambak padi untuk menuju kurai. Tujuan utama kami adalah pantai tabanio.. Pantai ini masih jarang dikunjungin karena emang daerahnya yang agak ke dalam.. kalo kita masuk dari arah takisung harus ke dalam lagi.. so dari pada muter ke jalur takisung.. lebih baik kita melewati jalur kurau.

Minggu, 28 Mei 2017

Bertanginas Ke Bukit Munggualung


Pohon jomblo Puncak Bukit Munggualung

Bukit Munggualung, Merupakan sebuah bukit yang masih jarang dijamah orang. Bukit ini terletak di Cempaka, Banjarbaru. Untuk berkunjung ke bukit ini kita bisa ambil jalan tanah dari simpang 3 cempaka dan jalan tembus palm banjarbaru. Jalurnya masih berupa tanah dan terdapat beberapa danau pendulangan intan yang dikelola warga. Bukit ini cocok sekali untuk menyambut sunrise maupun sunset. Icon utamanya adalah pohon jomblo yang berada di puncak bukit ini. 

Minggu, 21 Mei 2017

Spot Foto Puncak Tahura Mandiangin

Spot Foto Puncak Tahura Sulatan Adam Mandiandin

Setelah asik menikmati sajian puncak bukit besar mandiangin dan juga bernostalgia ke situs peninggalan belanda. Kami masih ingin bereksis ria di salah satu spot foto terbaru di tahura sultan adam. Spot foto Eidelwis jar nya itu ngarannya. Entah bagaimana kisahnya tapi melihat pemandangannya cukup ciamik banar.. kami tak sabar bergiliran untuk berfoto disini.

Bertanginas (lagi) ke Tahura Sultan Adam dan Situs Benteng Belanda

Suasana Camp Puncak Bukit Mandiangin

Edisi bertanginas kali ini, kita kaga bosen - bosennya ke puncak bukit tahura sultan adam. Tujuannya sih buat nayri spot foto yang asik yang lagi hits di medsos. Tapi biar sekalian beramian baimbai wan bubuhan the tanginas kita kepuncak sekalian aja ke situs bangunan belanda yang ada di puncak bukitnya.Tim yang bergegas kali ini ada 4 Mahkluk yaitu, Paman Wahyu, Mang Rusdi, Mang Sany dan Haji Samsul. Berhubung kali ini kita bawa pak haji.. ada baiknya kita tunjuk jadi imam sholat subuh kali ini kebetulan sidin udah nyiapin seperangkat alat sholatnya. Kami menunaikan sholat di sebuah mesjid di mandiangin sebelum melakukan pendakian ke puncak tahura mandiangin.

Sabtu, 13 Mei 2017

Pantai Asmara Muara Asam - Asam

The Tanginas di Pantai Asmara

Pantai Asmara,, begitulah para wisatawan menybutnya. Pantai yang identik dengan cinta - cintaan ini ternyata berawal dari warga sekitar yang menamakan pantai ini sesuai nama desa mereka diamana namanya adalah Muara Asam - Asam atau asam - asam muara sehingga disebut Asmara. Pantai ini sudah dikelola dengan sangat baik, dimana terdapat Spot foto yang banyak, Penyewaan perahu dan peralatan renang, WC dan kamar mandi yang bersih dan tempat parkir yang luas, pokoknya joss dah...

Kamis, 11 Mei 2017

Ceria Bersama di Pantai Cemara Dua Muara Kintap

Jembatan Pelangi Muara Kintap


Pantai Cemara Dua Muara kintap, Terletak di desa Muara Kintap Kecamatan Kintap kabupaten tanah bumbu. Pantai ini posisinya di tengah antara pantai jomblo dan pantai gusung mandiri. Namun pantai gusung mandiri masih belum dibuka untuk umum, sehingga belum bisa dikunjungi. Kal oPantai Joblo udah ramai dan lagi hits di medsos terutama instagram, Karena banyak spot menarik yang galau - galau dan cinta - cintaan..