Tampilkan postingan dengan label Sungai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sungai. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 September 2018

Bersantai di Wisata Pagat Batu Benawa - Explore HST (Part 4)


Wisata Pagat Batu Benawa

Perjalanan di lanjutkan ke daerah Pagat yaitu Objek wisata Pagat Batu Benawa. Sebelumnya Mang Rusdi pernah berkunjung kesini, karenanya Mang Sany meminta untuk Mang Rusdi yang mengguide-kan menuuju ke tempat wisata ini. Menempuh perjalanan sekitar 45 menit dari Desa nateh kami tiba di Wisata Pagat Kecamatan Batu Benawa, Hulu Sungai Tengah.

Pintu Masuk Wisata

Membayar Retribusi sebesar 5rb per orang anda sudah bisa masuk kesini. Di tempat ini memang sudah dikelola oleh pemerintah setempat sehigga merupakan objek wisata yang resmi. Memasuki pintu pos depan kami menuruni anak tangga yang cukup banyak untuk menuju ke sungai yang merupakan ikondari wisata ini. Berfasilitas lengkap mulai dari mushola, toilet dan warung2 makanan sudah terdapat banyak disini. Malahan ada lapangan tenis juga.

Aliarn Sungai Wisata Pagat

Sampai di bawah kami sudah melihat sebuah aliran sungai dengan sebuah jembatan kayu. Terdapat sebuah tebing batu di belakangnya dengan ketinggian yang lumayan dan katanya memang bisa dinaiki hingga ke atas. Namun kami tidak memilih mendaki karena untuk menjaga fisik agar masih fit selama perjalanan.

Bersantai di pinggir sungai

Ngopi Pinggir Sungai

Disini kami hanya ngopi dan duduk2 di pinggir sungai, memang tak sejernih sungai Nateh tetapi panorama disni lebih dingin dan rimbun dengan pepohonan. Mang Rusdi sempat bercerita tentang pengalamannya mendaki ke atas tebing batu ini. Ia hanya sampai setengah jalan saja karena memang kondisi jalan yang tak memungkinkan untuk dinaiki, sehingga kami belum memiliki view dari atas tebing sana.

Mang Sany

Mang Sany
Setelah menikmati secangkir kopi kami melanjutkan perjalanan menuju tempta yang sedang viral juga saat ini, Yaitu Limbuhang di desa Haliau.

Pesona Wisata Sungai Desa Nateh - Explore HST (Part 3)

Sungai Desa Nateh

Jembatan Gantung Desa Nateh, Desa Nateh belakangan ini sedang ramai dibicarakandi jagadsosmed Instagram. Sebuah desa yang menyajikan wisata sungai yang jernih dengan berlatarkan tebing2 berbatu dari beberapa bukit batu didesa ini, Desa ini terletak di kecamatan  Btang Alai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jika dari Banjarmasih akan menempuh perjalanan selama 4 jam.

Jembatan Gantung Desa Nateh

Jembatan ini sangat khas dan sangat ikonik di desa ini, jembatan gantung sepanjang 200 m membentang mlintasi sungai nateh menghubungkan jalan utama menuju warga desa di sebrang jalan. Banyak sekali pengunjung lokal daerah maupun dari luar barabai menghabiskan waktu di Desa Nateh untuk bersantai bersama keluarga dan menikmati keindahan disini.

View Sungai Nateh

View Sungai Nateh

Mang Sany, Mang Rusdi, Mas Bowo

Mang Sany

Sungai Berlatarkan Tebing Batu

Tiba di sini tim langsung mencoba melintasi jembatan sampai ke ujung dan melihat indahnya pemandangan dari atas jmebatan menuju ke sungai dan yang berlatarkan tebing2 batu. Aliran sungai yang jernihdengan hiasan bukit berbatu menjadi ciri khas keindahan disini. Kami mengambil bebrapa gambar disini untuk bukti kami sampai di jembatan ini.

Jembatan Gantung Desa Nateh

Mas Bowo

Mang Rusdi

Mang Rusdi

Mang Sany

Mang Sany

Tak hanya menikmati suasana jembatan kami turun untuk menikmati segarnya air sungai disini, Mas Bowo dan Mang Rusdi langsung nyemplung ke sungai untuk merasakan sensasi berenang disini. Air Jernih dengan bebatuan yang alami menamah kesejukan. Kami berfoto,bersantai, ngopi, ngobrol bareng sampai kami juga makan popmie disini. Beruntung Mang Rusdi sebagai Kepala bagian logistik membawa bergabagai perlengkapan kadaharan jelema sehingga kmai tak kelaparan disini.

Mas Bowo Mager

Mas Bowo lagi Tapa

Mang Rusdi 

Setelah asik berenang dilanjutkan ngopi bareng dan menyantap pop mie,, Sebuah sensasi sederhana tapi dapet,, kami rasakan sekali. Takseperti orang pada umumnya tapi mungkin ya ini cara sederhana kami untuk menikmati indahnya alam, persahabatan dan merupakan wujud rasa sykur juga pada Yang Maha Kuasa.

Iklan Dulu

Hajar Mang

Di Emihan

Dikopian
Setelah asik menghabiskan waktu di sini, kami penasaran dengan wisata air lainnya yang ada di desa Nateh, Kami bergegas melanjutkan perjalanan lebih ke dalam, dengna sajian alam yang sama sungai dengan perbukitan batu kami sampai di pusat pemukiman desa Nateh yang berata di bawah tebing2 batu. Sebuah ciri khas yang sangat unik dan indah. Disini ada wisata air yang banyak sekali dikunjungi oleh wisatawan. Anda bisa berenang disini dengan air yang jernih dan sungai yang tidak begitu dalam.

Pemukiman Desa Nateh Di Kaki Tebing
Wisata Desa Nateh Padat Pengunjung

Menikmati Es Nyiur
Asanateh ngaranateh desa Nateh.. , begitu ungkapan Mang Sany dengan logat sundanya. Kami beristirahat saja di sebuah warung dan menikmati es nyiur disini. Pengalaman dan semua keindahan yang telah kami alami disini takan pernah dilupakan. Keinginan terwujudkan melalui perencanaan yang baik, usaha dan persahabatan kami yang sudah seperti saudara sesama pendatang dari jauh.

Jumat, 17 Agustus 2018

Bertanginas 17 Agustus Ke Gunung Mawar

Dirgahayu Indonesiaku.. merdeka..!!

73 Tahun kita merdeka, Perjuangan yang telah dikorbankan oleh para pejuang kita harus kita hargai dengan mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai hal yang positif. Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan ini The Tanginas mengadakan sebuah acara bertajuk memeriahkan kemerdekaan indonesia dengan Bertanginas ke gunung mawar. Dalam acara ini kami akan Upacara pengibaran bendera merah putih di gunung mawar. Selain itu dita,bah ritual wajib yang kami lakukan.. yaitu ngopi.. hehhe..

Minggu, 05 Agustus 2018

Bersantai Di Tepi Sungai Kiram

Sungai Kiram

Sungai kiram merupakan salah satu sungai yang ada di desa kiram, kecamatan karang intan, kabupaten banjar. Sungai kiram mengalir cukup jernih di sekitar lembah dekat gunung pamaton. Lokasinya sangat mudah dijangkau karena sudah masuk daerah wisata di desa kiram. Banyak juga pengunjung yang datang kesini untuk bermain air hingga basah - basahan.. pemandangannya cukup asik.. karena langsung berlatarkan perbukitan... nuansa ala lukisan alam gitu lah.. air yang jernih dan nuansa pegunungan menambah kesejukan untuk bersantai di sekitar sungai ini.. saat pertama dibuka sebagai wisata sungai ini sempat diadakan wisata bamboo rafting... namun debitnya lagi menurun... sehingga gk bisa buat bamboo rafting kaya di loksado sana.

Minggu, 29 Juli 2018

Jeram Alam Roh Tujuh Belas


Jeram Alam Roh Tujuh Belas

Jeram Alam Roh Tujuh Belas, Merupakan sebuah wisata air yang menjadi alndalan warga sekitar sebagai persinggahan dan juga wisata sungai. Tempat ini berada di desa Rantau Bujur, kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar. Memang terletak cukup jauh dari ibukota kabupaten banjar yaitu martapura. Arus sungainya cukup deras, tak pernah sepi dari pengunjung karena terletak sangat strategis di pinggir jalan yang masih dalam proyek pembangunan penghubung tol banjarbaru - batulicin.

Senin, 01 Mei 2017

Mampir ke Bendungan Amandit


Bendungan Amandit

Bendungan Amandit, merupakan sebuah bendungan yang terletak di desa malutu, Kandangan, Hulu sungai Selatan, Bendungan ini dibangun untuk menahan air sungai amandit demi keperluan swaluran irigasi warga sekitar. Bendungan ini cukup besar dan memiliki daya tarik wisata juga. karena lokasinya berdekatan dengan bukit batu laki. juka kita mengambil foto cocok sekali dengan latar belakang bukit batu laki dan aliran sungai amandit.

"Check out" Graha Wisata Amandit dan perrjalanan ke Bukit Palawan


Gunung kentawan di pagi hari

Selamat pagi dunia, The Tanginas masih di Loksado dalam rangkaian tour de loksado di hari kedua. Pagi ini kami masih berada di Graha Wisata Amandit. Pagi yang indah dengan hangatnya sambutan mentari dibalut gemericik aliran sungai amandit ditambah secangkir teh yang tersaji. Menambah suasana liburan kali ini lebih berkualitas.. 

Minggu, 30 April 2017

"Check in" di Graha Wisata Amandit

Sungai Amandit Berlatarkan Gunung Kentawan

Graha Wisata Amandit, Merupakan tempat penginapan yang menyediakan fasilitas yang cukup lengkap bagi wisatawan domestik maupun internasinal yang berkunjung ke kawasan wisata alam loksado. Halaman parkir luas, harga sewa yang terjangkau serta yang paling penting adalah nuansa penginapan yang berkonsep nyaman menyatu dengan alam. Di halaman belakang penginapan ini terdapat hamparan rumput hijau nan luas yang bisa digunakan juga untuk ngecamp. Berlatarkan pemandangan gunung kantawan dan aliran sungai Amandit menambah nuansa alam di pernginapan ini. Kalian juga bisa menyewa bambu/ lanting untuk melakukan bamboo rafting di aliran sungai amandit. Recomended banget nih gaes.

Menuju Sungai Amandit dan Bukit Batu Laki

Bukit Batu Laki

Perjalanan kami lanjutkan melalui jalan pintas ke desa Malutu untuk nantinya kita akan tembus di batu laki. sempat nyasab mang sany yang menjadi penunjuk jalan sedikit ragu dengan jalan tembus ini karena belum pernah dilewatinya. tapi dengan bermodalkan nekat dan tanya sana - sini akhirnya kami dapat melewati desa malutu dan sampai di bendungan Amandit. Kami melalui Bendungan Amandit dan kemudian menyebrang jembatan gantung yang super. Bukit Batu laki udah nampak menjulang dari sini. kami sempat muter muter dulu sebelum akhirnya tiba di wisata balanting bukit Batu Laki.