Rabu, 17 Agustus 2016

Pengibaran Merah - Putih di Bukit Tahura Sultan Adam

Pengibaran Bendera di Puncak Mandiangin

Tak Terasa sebulan yang lalu kami telah mengunjungi bukit tahura sultan adam yang tertulis pada posting sebelumnya. Kali ini adalah momen yang pas untuk kembali ke bukit tersebut dengan maksud untuk mengibarkan Sang Merah Putih di bukit tahura sultan adam. Kali ini The Tanginas sudah mengatur jadwal untuk pergi kebukit pada pukul 5 dini hari. Beranggotakan Mang Sany, AMng Rusi, Paman Wahyu, Masbowo dan Bung Arief, Kami berkumpul di simp 3 Loktabat Banjarbaru.


Setelah semu aberkumpul dan mencari bebrapa liter premium.. kami berangkat tepat pukul 05.15.. memang agak telat tapi belum terlambat untuk menanti matahari terbit di atas bukit. tak lupa kami singgah disebuah langgar pinggir jalan untuk menunaikan ibadah sholat subuh.
Tugu simp 4 BJB

Siap di Gass lagi

Waktu sudah menunjukan pukul 05.40 kami segera memacu kendaraan agar dapat sampai di bukit pukul 6an.. Jalan menuju tahura masih gelap gulita. Pos penjagganpun belum ada penjaganya.. sehingga kami langsung aja tancap gas untuk menaiki bukit.. kabut mulai bermunculan dikaki bukit.. jarak pandang cukup terhalang oleh pekatnya kabut. Memaksa kami untuk menurunkan kecepatan kendaraan.. Jalan yang berkelok dan pencahayaan yang kiurang juga menambah kewasoadaan menaiki bukit.

Baru Nyampe Langsung Selfie

Sesampainya di atas. riuh pengunjung dan penuh sesak parkiran terlihat.. samapai - sampai paman parkir bingung untuk mengarahkan kendaraan kami menuju tempat parkir. sehingga kami haru masuk lebih jauh untuk menemukan lokasi yang kosong.. tepat pukul 6.15 kami memulai pendakian yang hanya 200m (hemat energi kalo??) kami mencari tempat spot yang masih tak bertuan.. karena di puncak sana sudah penuh sekali dengan umat. tak jauh dari jalur pendakian kami menemukan spot kosong. disinilah kami memulai pengibaran bendera sambil menunggu matahari terbit. Riuh angin yang berhembus menambah dingin suasana. kami terus menunggu hangatnya sinar matahari pagi ini..

View di Puncak Tahura

Sunrise di Puncak Tahura

Memegang Bendera

Kami mengambil beberapa gambar berlatarkan pemandangan pegunungan yang masih terbalut awan yang menghiasi.. menambah suasana semakin mantap.. kami mengambil berapa gambar dengan pengibaran bendera merah putih. beberapa gambar harus diulang karena menurup penilaian mas bowo posisi hormatnya berbeda dari yang lain.. wkwkwkwk.. Matahari yang mulai muncul. memberikan kehangatan ditengah hembusan angin yang menembus hingga ke tulang.

Mang Sany 

Bro Arief

Mas Bowo

Mang Wahyu

Ekspresi Bro Arief ketika sadar bahwa mang wahyu adalah pengendali angin 

Latihan Jadi Intel


Setalah pengambilan gambar pengibaran bendera kami melanjutkan perjalanan ke air terjun.. tetapi nampaknya airnya sedang kering.. karena saat kami melewati kolam sudah mulai kering.. jadi kemungkinan air terjunya juga sedang kering.. untuk gantinya kami berfoto disekitar hutan karet di kaki gunung.. yang menarik disini adalah gaya dari bung arief dan mas bowo yang menyerupai gaya bekantan.. wkwkwkwk.. tapi pangkatnya masih bekantan magang..

Foto Bareng di Jalan

Mang Rusdi ketinggalan Rombongan

Nyari Belut ampe ke kebon karet

Bekantan Junior Manjat Pohon

Setelah mulai gatal gatal karena banyak semut.. kami segera melanjutkan perjalanan ke desa mandikapau,, rencananya mau ke jembatan panjang dan jembatan gantung disekitar desa mandikapau.. oke guys udah dulu postingan ini.. kita lanjut di postingan selanjutnya..

Sedikit Dokumentasi dari Tahura Sultan Adam



Tidak ada komentar:

Posting Komentar